Berita Terkini
BAZNAS Padang Pariaman Raih Penghargaan Relawan Kontribusi Aktif Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi
Padang Pariaman — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Padang Pariaman menerima penghargaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman sebagai Relawan dengan Kontribusi Aktif dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah Padang Pariaman. Minggu, (11/01/26).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas peran strategis dan konsistensi BAZNAS Padang Pariaman dalam merespons berbagai dampak bencana, mulai dari banjir, longsor, hingga kondisi darurat lainnya. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS hadir secara cepat dengan layanan kemanusiaan yang terintegrasi, seperti dapur umum, bantuan logistik, layanan kesehatan, hingga pemulihan sosial bagi masyarakat terdampak.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menilai keterlibatan BAZNAS tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga berkelanjutan dan terkoordinasi dengan berbagai unsur pemerintah dan relawan. Hal ini memperkuat sistem penanggulangan bencana daerah berbasis kolaborasi dan kepedulian sosial.
Ketua BAZNAS Padang Pariaman, M. Defriadi, Dt. Rangkayo Basa, S.Kom, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola dana umat yang amanah dan berdampak. “Penghargaan ini kami dedikasikan untuk para muzaki, munfik, dan seluruh relawan yang telah mempercayakan serta menggerakkan zakat, infak, dan sedekah sebagai energi kebaikan bagi masyarakat Padang Pariaman,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi bencana hidrometeorologi. Ke depan, BAZNAS Padang Pariaman berkomitmen untuk terus memperkuat program mitigasi, respons cepat, dan pemulihan pascabencana demi terwujudnya Padang Pariaman yang tangguh dan berdaya.(RST)
11/01/2026 | RST
HARI JADI PADANG PARIAMAN 193
Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh
Momentum Hari Jadi Kabupaten Padang Pariaman ke-193 menjadi panggilan bersama untuk menumbuhkan kepedulian melalui zakat infak dan sedekah (ZIS). Dari ZIS yang kita tunaikan, lahir kekuatan untuk mempercepat pemulihan, menguatkan masyarakat, dan membangun Padang Pariaman yang tangguh.
Bersama BAZNAS Padang Pariaman, mari jadikan ZIS sebagai ikhtiar kolektif dalam semangat “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh”. Melalui ZIS ini adalah energi kebangkitan, harapan pemulihan, dan fondasi ketangguhan Padang Pariaman ke depan.
11/01/2026 | RST
BAZNAS Padang Pariaman Ikuti Istighasah, Dzikir dan Doa bersama Hari Jadi Kabupaten ke-193
BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman mengikuti kegiatan istighasah bersama seluruh OPD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan tema “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh”. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Pariaman ke-193.
09/01/2026 | RST
Berita Pendistribusian

SURVEY RTLH
Survey Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kondisi perumahan yang tidak layak huni. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan.
Dalam survey RTLH, beberapa aspek yang dievaluasi antara lain:
- Kondisi fisik rumah, seperti kekuatan struktur, kebersihan, dan kenyamanan
- Ketersediaan fasilitas dasar, seperti air bersih, listrik, dan sanitasi
- Kondisi lingkungan sekitar, seperti kebersihan udara, kebisingan, dan bahaya alam
kali ini sedang melakukan verifikasi RTLH wilayah VII Kotp Sungai Sariak.
07/11/2025 | RST

Dengan RTLH Hidup Mustahik menjadi tenang
Padang Pariaman — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Padang Pariaman kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Balah Aie Timur- VII Koto Sungai Sariak. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, SE, MM bersama Ketua Baznas Padang Pariaman, M. Defriadi, S.Kom, Dt Rangkayo Basa. Kamis (11/9/25).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program RTLH bukan sekadar intervensi pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kehadiran Pemerintah dalam meningkatkan harkat dan martabat masyarakat. “Rumah adalah kebutuhan dasar sekaligus benteng utama kesejahteraan keluarga. Melalui kolaborasi dengan Baznas, kami berharap program ini dapat menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat, dan aman,” ujar Wabup.
Ketua Baznas Padang Pariaman menambahkan bahwa penyaluran dana zakat untuk program RTLH merupakan manifestasi pengelolaan zakat yang produktif dan tepat sasaran.
“Kami memastikan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban ritual, tetapi juga instrumen pemberdayaan sosial. Dengan rumah yang lebih layak, penerima manfaat dapat hidup dengan lebih bermartabat dan berdaya,” jelasnya.
Pada kali ini, Bantuan RTLH yang di salurkan diharapkan mampu menekan kerentanan sosial sekaligus meningkatkan kualitas hidup penerima.
Salah seorang Mustahik penerima RTLH atasnama Zulmi Sofianti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan tersebut.
“dengan adanya bantuan kami berterimaksih kepada semua pihak dan RTLH ini sangat berarti bagi kami untuk bisa hidup lebih aman dan tenang baik dasi segi beribadah maupun yang lainya'. ucapnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari dengan Baznas Padang Pariaman serta Muzaki yang telahenyalurkan zakat infak sedekah ke Baznas maka dalam program RTLH ini dipandang sebagai bentuk kolaborasi strategis yang dapat memperkuat fondasi kesejahteraan sosial masyarakat. Ke depan, program serupa akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
07/11/2025 | RST

Respon Kebencanaan: BAZNAS Padang Pariaman Salurkan Bantuan Musibah Kebakaran
Padang Pariaman – BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan komitmen responsifnya dalam mengatasi dampak bencana. Ini terwujud melalui penyerahan bantuan secara langsung kepada mustahik yang menjadi korban musibah kebakaran rumah atas nama Ibu Mayarni di Nagari Balah Aie Utara.
Penyerahan bantuan oleh Ketua BAZNAS Padang Pariaman, M. Defriadi, S.Kom, Dt. Rangkayo Basa, yang didampingi oleh unsur pemerintahan daerah, yakni Camat VII Koto Sungai Sariak dan Wali Nagari Balah Aie Utara. Kehadiran kolaboratif ini mencerminkan sinergi antara lembaga amil dan otoritas pemerintahan dalam memastikan distribusi dana umat tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Padang Pariaman, M. Defriadi, Dt. Rangkayo Basa, dalam keterangannya menyatakan bahwa dana yang disalurkan merupakan hasil dari kepercayaan publik muzakki yang dikelola secara profesional dan akuntabel.
"Penanggulangan dampak bencana merupakan salah satu pilar utama dalam program BAZNAS Padang Pariaman. Bantuan ini, yang bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah.Bantuan ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan stimulus awal bagi Ibu Mayarni untuk memulai kembali kehidupan." tegasnya.
Apresiasi Sinergi Camat VII Koto Sungai Sariak Zulfikar, SIP, MM mengapresiasi kecepatan respon BAZNAS yang dinilai berhasil memperkuat jaringan pengaman sosial di Nagari.
"Koordinasi yang cepat antara BAZNAS, Kecamatan, dan Pemerintah Nagari adalah kunci efektivitas penyaluran bantuan. Kami melihat bahwa BAZNAS mitra strategis dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan ini sangat vital, terutama dalam memitigasi risiko sosial ekonomi pasca-bencana," ujar Camat.
Bantuan yang diserahkan berupa modal darurat untuk meringankan beban finansial yang timbul akibat kerugian. Peristiwa ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan good governance lembaga filantropi Islam dan peran aktifnya sebagai instrumen pembangunan sosial daerah. (RST).
17/10/2025 | RST


